Kamis, 14 November 2019

Video Live Tasawuf, Tauhid dan Fiqih Di Sawang Aceh Utara

Ketua Tastafi Pusat, Ayah Min, Ketua PB Huda Tu Sop dan Bupati Aceh Utara Cek Mad Di Masjid Bujang Salim dalam Rangka Maulid 1441 H kemarin

🔴 Sedang Berlangsung Pengajian TASTAFI Bersama Ayahanda Tu Sop Jeunieb
🗓 Sabtu, 14 November 2019 Malam.
🗺 Kec. Sawang Kab. Aceh Utara

Youtube: YADARA TV

Bagikan...!


  • Inilah bunyi kalimat dari tautan Live Video Fanpage Facebook Tu Sop, ketika redaksi melakukan klarifikasi ke Protokoler Tu Sop, disebut acara ini berlangsung di Masjid Baitul Taqwa Gampong Riseh Tunoeng Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara pada Sabtu Malam ini.


Pengajian ini digelar dalam rangka memperingati rangkaian Milad Nabi Muhammad Saw 1441 H.

Berikut Videonya :



🔴 Sedang Berlangsung Pengajian TASTAFI Bersama Ayahanda Tu Sop Jeunieb 🗓 Malam Jum'at 14 November 2019 🗺 Kec. Sawang Kab. Aceh Utara Youtube: YADARA TV Bagikan...
Dikirim oleh Tgk H. Muhammad Yusuf A. Wahab pada Kamis, 14 November 2019

Selasa, 12 November 2019

Live Video Tastafi Di Blang Birah Kecamatan Peudada


Malam ini tanggal 12 November 2019 (Malam Rabu)
Pengajian Tastafi dan Zikir Yadara bersama Ayahanda Tgk H Muhammad Yusuf Abdul Wahab (Tu Sop Jeunieb) di Gpampong Masjid Kemukiman Blang Birah Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen.

Live Streaming di
www.facebook.com/tusopjeunieb

  1. Tonton Videonya :



🔴 Sedang Berlangsung Pengajian TASTAFI Bersama Ayahanda Tu Sop Jeunieb 🗓 Malam Rabu 12 November 2019 🕌 Masjid Jami' Al Ikhlas Blang Birah Kec. Peudada Kab. Bireuen Youtube: YADARA TV Bagikan...
Dikirim oleh Tgk H. Muhammad Yusuf A. Wahab pada Selasa, 12 November 2019

Jumat, 08 November 2019

Live Video Tastafi Abu Mudi Di Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Edisi Bulan November 2019



Syaikh H. Hasanoel Basri HG atau akrab disapa Abu MUDI kembali mengisi pengajian rutin Tasawuf, Tauhid, dan Fiqh (Tastafi) Aceh yang akan digelar di Mesjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh, Jumat, (8/11/2019).
“Insya Allah, malam ini (8/11), kami kembali menggelar pengajian rutin Tastafi yang akan di sampaikan oleh Al-Mukarram Abu MUDI Samalanga dengan dengan kajian kitab Mukhtasar Ihya Ulumuddin atau Nama lain kitab Almursyidul Amin bertema. “Tentang Kelahiran Nabi kita Muhammad SAW”, kata Tgk. Syarifuddin, SH salah seorang pengurus pengajian Tastafi Banda Aceh

Berikut Video Tastafi Abu Mudi Di MRB Banda Aceh November 2019




Zikir dan Pengajian TASTAFI Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh Bersama ABU MUDI
Dikirim oleh Abu Mudi pada Jumat, 08 November 2019

Live Video Abu Mudi Di MRB, Tu Sop dan Ayah Min Cot Treung Tablig Akbar Di Masjid Bujang Salim.

Tiga Ulama Aceh Malam Ini isi pengajian di dua tempat yang berbeda

Ketua PB HUDA Tu Sop dan Ketua Tastafi Pusat Ayah Min Cot Treung, keduanya Sedang Mengisi Tabligh Akbar Pemda Aceh Utara di Masjid Bujang Salim

Sejumlah Ulama Kharismatik Aceh Malam ini isi Pengajian di beberapa tempat yang berbeda dalam Rangka Milad Nabi Muhammad Saw.

Syaikhuna Abu Mudi malam ini mengisi pengajian Tastafi di Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh seperti yang disampaikan oleh Tgk Marwan Yusuf Keuchik Kampung Baru Banda Aceh via pesan WhatsApp.




Sementara Dua Muridnya Abu Mudi, yaitu Ayah Min Cot Trueng dan Tu Sop Sama-sama mengisi Tabligh Akbar  Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Dalam Rangka Menyambut Milad Nabi tepatnya dimalam 12 Rabiul Awal 1441 H. Di Masjid Bujang Salim Kreung Geukuh Aceh Utara.



Berikut Video Live Tabligh Akbar dan Istighasah Masjid Bujang Salim :




Acara ini Turut dihadiri Bupati Aceh Utara H. M. Thayeb atau Cek Mad, para pejabat Steckholder, Forkopimda, Muspika dan Masyarakat setempat. (Al Fadhal)

Video Live Tastafi  Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Bersama  Abu Mudi 



Zikir dan Pengajian TASTAFI Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh Bersama ABU MUDI

Dikirim oleh Abu Mudi pada Jumat, 08 November 2019

Kamis, 07 November 2019

Video Live Tastafi Masjid Pandrah, Tu Sop : Amalan Bukan Sebuah Ukuran Mendapatkan Syurga

Tu Sop bersama Jamaah Pengajian Tastafi Rutin Masjid Pandrah Edisi Bulan November 2019
Pandrah | Pengurus Wilayah Majelis Pengajian Zikir Tastafi Kecamatan Pandrah kembali menggelar pengajian rutin bulanan edisi bulan November 2019, yang di asuh langsung oleh Ketua PB HUDA Tgk H M Yusuf A Wahab Pimpinan Dayah Babussalam Al Aziziyah Jeunieb berlangsung di Masjid Besar Baitul Kiran Kecamatan Pandrah Kabupaten Bireuen pada Kamis, (07/11/2019) malam. 

Pengajian malam ini membahas komposisi peran Takut dan Harapan dalam kehidupan manusia didunia seperti yang telah disebutkan Hujjatul Islam Al Ghazali dalam kitab Minhajul 'Abidin. 

Tu Sop : Bagaimana Cara Mengambil Sikap antara Takut dan Harapan


Demi suksesnya hidupmu diakhirat, ada dua jalan yang dilalui antara Takut dan Harapan! 
Bagaimana kita mengambil sikap, apakah kita hidup di dunia ini mesti hanya takut saja tanpa perlu harapan supaya selamat? Atau penuh harapan tanpa ada rasa takut?

Tu Sop menjelaskan jika manusia tidak mempunyai rasa takut, artinya tidak takut akan neraka, tidak takut akan alam kubur dan tidak takut akan datangnya kematian, yang ada hanyalah harapan semata, mengharapkan masuk surga, membayangkan nyaman di alam kubur, padang mahsyar tanpa kendala! Apakah demikian sikap yang kita ambil? 


Video Live TASTAFI Masjid Pandrah

(Tekan Play, Tonton Dengan Posisi HP Datar)


🔴 Sedang Berlangsung Pengajian TASTAFI Bersama Ayahanda Tu Sop Jeunieb 🗓 Malam Jum'at 7 November 2019 🕌 Masjid Baitul Kiram Kec Pandrah Kab Bireuen Pengajian ini merupakan pengajian rutin setiap malam jum'at awal bulan Bagikan...
Dikirim oleh Tgk H. Muhammad Yusuf A. Wahab pada Kamis, 07 November 2019

Menurut Imam Al Ghazali Kata Tu Sop, antara TAKUT dan HARAPAN kedua-duanya harus ada pada diri manusia. Ibarat orang yang berdagang kapan semangat dagang itu datang! Pertama punya harapan mendapatkan keuntungan, kedua takut akan bangkrut, orang yang demikian itu akan sukses dalam berdagang.

Begitu juga halnya dengan perjalanan hidup kita di dunia, punya harapan masuk surga dan takut masuk neraka, maka kita akan mampu mengerjakan amalan-amalan ibadah. Maka Takut dan Harapan pada diri manusia itu saling ketergantungan. 

Perlu kita ketahui yang menentukan surga atau neraka bagi seseorang itu bukanlah amalan semata, yang menentukan itu hak perogratif Allah. 
Pun demikian Allah telah berjanji surga bagi orang-orang yang mau berbuat kebajikan. 
Kita tidak bisa membanggakan amalan kita untuk mendapatkan syurga, amalan kita dimata Allah tidak ada harga sama sekali, akan  tetapi Allah SWT menjadikan amalan kita menjadi sebab diberikan karunianya untuk mendapatkan syurga.(Al Fadhal) 

Rabu, 06 November 2019

Tu Sop : PB HUDA Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Abu Salim Lamno

Jenazah Alm Abu Salim Dikelilingi Murid Beliau

Laporan Al Fadhal

Lamno | Tak lama berselang meninggalnya Abu Singgah Mata, publik Aceh kembali heboh. Beredar Kabar di media sosial, Aceh kembali berduka telah gugur seorang ulama Kharismatik Aceh Abu Salim Lamno. 
Untuk mengetahui kebenaran informasi tersebut, redaksi mencoba mengkonfirmasi dengan beberapa sumber di Lamno, 


انا لله و انا اليه راجعون

Telah berpulang kerahmatullah Ulama Kharismatik Aceh *ABU H SALIM MAHMUDI* LAMNO Pada Rabu, (06/11/2019) Malam, pada pukul 21.30 Wib di Gampong Janguet Kecamatan Indra Jaya (Lamno) Kabupaten Aceh Jaya. 
Insya Allah Akan dikebumikan hari ini Kamis, (07/11) di Kompleks Masjid Sabang Lamno

Begitulah balasan pesan Whatsapp dari Tgk Manturidi orang dekat Abu Salim di Lamno ketika menjawab konfirmasi redaksi www.tusop.com
Menurutnya Abu Salim selama dua tahun belakangan jatuh sakit, semenjak itu beliau sudah tidak leluasa lagi dalam bergerak, sehari-harinya Alm dirawat oleh kerabat dekatnya, dan tinggal di komplek Masjid Sabang Lamno. 

Setelah informasi ini diterima, Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Tgk. H M. Yusuf A Wahab atau Tu Sop langsung mengucapkan bela sungkawa atas berpulangnya kerahmatullah Abu Salim Lamno seperti yang dikutip Staf Khusus Tu Sop Al Fadhal. 

"Segenap Pengurus Besar (PB) Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) dan Atas Nama Pengurus Majelis Pengajian Zikir Tastafi Pusat mengucapkan Bela Sungkawa yang mendalam dan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Abu H Salim Lamno yang sudah berumur 97 tahun 10 bulan 7 hari,". Sebut Tu Sop yang juga Imam Besar BMU. 

Abu Salim Lamno lanjut Tu Sop merupakan Ulama Kharismatik Aceh yang pernah belajar langsung kepada Alm Syaikh Abuya Muda Wali di Labuhan Haji, beliau juga dikenal dengan ahli ibadat, juga salah satu Guru Besar Dayah Budi Lamno yang saat ini dipimpin murid beliau sendri, semoga khusnul Khatimah. Tutup Tu Sop. 

Biografi singkat Abu H. Salim Mahmudi Lamno

Beliau lahir pada tanggal 14 Februari 1922 M di Gampong Serba Kecamatan Jaya Kabupaten Aceh Jaya, dalam umur yang sudah sangat begitu tua (97 tahun, 10 bulan 7 hari), beliau masih sangat jelas mendengar dan membaca tanpa memakai kaca mata atau alat bantu lainnya. Bahkan ±6 th yang lalu beliau masih sanggup bersepeda menuju ke pasar atau ke masjid untuk shalat lima waktu. Namun saat ini kaki beliau mengalami patah tulang karena jatuh dari tangga rumah pada 27 Ramadhan tahun 1435 H saat berwudhu hendak shalat tahajjud tengah malam. Meskipun demikian, beliau selalu hadir di setiap Majelis Pengajian Rabu pagi di Masjid Sabang, Kompleks Dayah Bustanul-‘Aidarusiyyah, Lamno diasuh oleh Aba BUDI yang tak lain adalah murid beliau sendiri .

Beliau pertama sekali belajar agama dengan Tgk H. ‘Aidarus Sulaiman di Dayah BUSAIDA Lamno. Tgk. H. 'Aidarus lebih dikenal oleh masyarakat lamno dengan panggilan Abu di Masjid Sabang, beliau merupakan gurunya para ulama lamno kala itu bahkan Alm. Abu H. Adnan Bakongan pernah belajar di dayahnya sebelum berguru kepada Abuya Muda Waly. 

Kemudian beliau juga pernah menyempatkan diri berguru kepada Abuya Muda Waly al-Khalidy selama setahun di Darussalam Labuhan Haji, Aceh Selatan. Selama disana ada hal-hal unik dari beliau. Salah satunya yaitu, beliau sanggup menghafal 1000 bait alfiah dalam rentan waktu yang begitu singkat antara ba'da Ashar sampai masuknya waktu salat Maghrib. (Al Fadhal) 

Senin, 04 November 2019

Muswil HUDA Ke III, Abati Kuta Krueng Kembali Pimpin Huda Pidie Jaya

Sidang Penetap PW HUDA Pijay di Lt II Maar Motor

Laporan Al Fadhal

Pidie Jaya | Musyawarah Wilayah (Muswil) Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Kabupaten Pidie Jaya Yang Ke-3 telah dilaksanakan hari ini Senin, (04/11/2019) sore. Muswil HUDA Kali ini memutuskan pengurus baru PW HUDA Kabupaten Pidie Jaya periode 2019-2024.

Dalam Muswil tersebut para peserta sepakat setiap wilayah mewakili satu calon, untuk wilayah timur yang meliputi Kecamatan Bandar Dua dan Jangka Buya mengajukan Tgk Tarmizi Judon sebagai bakal calon, kemudian Wilayah Tengah meliputi Kecamatan Ulim, Kecamatan Meureudu dan Kecamatan Meurah Dua mengusulkan bakal calon Tgk Rusydi Muhammad, S. Sos. I. 

Sedangkan Wilayah Barat meliputi perwakilan Kecamatan Pante Raja, Trieng Gadeng dan Kecamatan Bandar Baru diwakili Tgk. H. Sulaiman Hasan sebat bakal calon. Setelah bakal calon ditetapkan, pimpinan sidang Waled Munir Kiran menanyakan kepada peserta metode pemilihan secara formartur atau langsung, sidang sempat molor akibat timbul dua pendapat dari peserta, dimana sebagian anggota sidang sepakat ketua dipilih oleh anggota formatur dan sebagian lagi meminta dipilih oleh seluruh peserta yang hadir secara demokrasi

Tgk Tarmizi Judon Atau Abati Kuta Krueng Ditetapkan Sebagai Ketua PW HUDA Pidie Jaya Periode 2019-2024

Pimpinan sidang Waled Munir menyerahkan ke forum untuk divoting, akhirnya peserta sepakat pemilihan dilakukan secara formatur seperti yang dianjurkan dalam syari'at. Maka sidang memutuskan setiap wilayah menunjukkan 3 orang perwakilan dan 2 orang Pengurus PB HUDA.

Untuk wilayah Timur diwakili oleh Tgk Muhammad Azhar, Tgk H Marzuki dan Tgk H M Nasir sebagai anggota formatur. Selanjutnya Tgk Ikhwani, Tgk Yusri Gade dan Tgk Syamaun anggota formatur perwakilan wilayah Tengah, sedangkan wilayah Barat diwakili oleh Tgk Muhammad Ali, Tgk Fadhli Hasan dan Tgk M. Nasir. Ditambah dua orang pengurus PB HUDA Tgk H M Yusuf A Wahab dan H. Sibral Makasi. 

Setalah Tim Formatur melakukan rapat tertutup akhirnya memutuskan dan menetapkan Tgk Tarmizi Judon (Abati Kuta Krueng) Sebagai Ketua,Tgk Rusydi Muhammad, S. Sos. I sebagai Ketua I Tgk H Sulaiman Hasan (Tgk Pante) Ketua II dan Tgk Rusydi Muhammad, S. Sos. I sebagai Ketua II(Al Fadhal) 

Minggu, 03 November 2019

Live Streaming Youtube Workshop Muswil HUDA Pijay




Pemateri Workshop Muswil HUDA Pijay mulai Dari Kalangan Ulama, Akademi dan Kadisdik Dayah Aceh

Menurut informasi yang disampaikan Panitia, sebelum muswil kepengurusan baru HUDA Pijay dilaksanakan, panitia juga menyelenggarakan Workshop dengan menghadirkan tiga pemateri, mereka adalah Tgk. H. M. Yusuf A Wahab atau Tu Sop perwakilan dari kalangan Ulama, Dr. Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, MA perwakilan Akademisi dan Usmah El-Madny, S.Ag, MM Kadis Pendidikan Dayah Aceh.

Live Streaming Video Muswil HUDA Pijay Ke-5.


MUBES HUDA PIJAY
Dikirim oleh Tgk H. Muhammad Yusuf A. Wahab pada Minggu, 03 November 2019

Tiga Pemateri Workshop Muswil Huda Pijay Hari Ini Hadir, Mulai Dari Tu SOP, Kadisdik Dayah Hingga Antropolog Aceh

Peserta Muswil HUDA Pijay Sedang Mengikuti Acara Workshop

Pidie Jaya | Muswil Ke-3 Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Kabupaten Pidie Jaya kembali digelar, Muswil kali ini mengangkat tema ” Memperteguh Eksistensi Ulama Dayah dalan Merevitalisasi Peradaban Islam” direncanakan akan dibuka Bupati Pidie Jaya , H Ayyub Abbas pada Senin, (04/11) pagi. Turut dihadiri Wakil Bupati Pijay, Forkopimda, unsur pemerintahan termasuk tokoh agama dan pimpinan dayah di wilayah Kabupaten Pijay.



Menurut informasi yang disampaikan Panitia, sebelum muswil kepengurusan baru HUDA Pijay dilaksanakan, panitia juga menyelenggarakan Workshop dengan menghadirkan tiga pemateri, mereka adalah Tgk. H. M. Yusuf A Wahab atau Tu Sop perwakilan dari kalangan Ulama, Dr. Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, MA perwakilan Akademisi dan Usmah El-Madny, S.Ag, MM Kadis Pendidikan Dayah Aceh.(Al Fadhal)

Ini Video Liputan Aceh TV : BMU Bangun Rumah Layak Huni Untuk Janda Miskin Guru Balai Pengajian Di Aceh Besar


Sekjen BMU Pusat Tgk Zainuddin MZ yang didampingi Bendahara BMU Peduli Fitriadi, S. Hut di sela-sela Rapat Penutupan Donasi menjelaskan BMU Peduli mulai membuka donasi Rumah BMU 038 pada tanggal 15 - 25 Oktober 2019 selama 10 Hari, Fitriadi menyebut total dana yang masuk 33.769.000 Rupiah dari 217 orang donatur, sementara dana yang dibutuhkan Rp. 31.823.000.- sisanya 1.946.000 akan digunakan untuk pembangunan rumah selanjutnya.

" Dengan mengucapkan Alhamdulillah. Donasi untuk rumah BMU 038 An. Ummi Sakdiah Gampong Ateuk Angguk Kecamatan Ingin jaya Kab. Aceh Besar sudah terpenuhi berjumlah Rp. 33.769.000,-. Maka dengan ini kami nyatakan di tutup,". Kata Sekjen BMU

Gantikan Tu Sop, Ayah Mun Pimpin PCNU Kabupaten Bireuen Periode 2019-2024

Peserta Konfercab PCNU Kabupaten Bireuen Ke-IV Dok Photo @Usman Abdullah

Laporan Al Fadhal

Bireuen | Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bireuen provinsi Aceh menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) yang ke-IV dilangsungkan di Kampus Institut Agama Islam Al Aziziyah (IAIA) Samalanga pada Minggu, (03/11/2019) Siang. 

Turut hadir Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul  Ulama (PWNU) Provinsi Aceh Tgk. H. Faisal Ali sapaan akrabnya Lem Faisal beserta pengurus lainnya dari Banda Aceh dan para Pengurus PCNU setempat. 

Berdasarkan informasi yang diperoleh Redaksi dari beberapa sumber menyebutkan ada dua calon kuat yang akan dipilih oleh peserta Konfercab PCNU, mereka adalah Dr. Tgk. Muntasir A. Kadir, MA Rektor IAIA Samalanga dan Dr. Tgk. Murtadha Yusuf, MA. 

Sebelumnya kepengurusan PCNU Kabupaten Bireuen di bawah kepemimpinan Tgk. H.M. Yusuf A. Wahab atau Tu Sop dan pengurus Tanfidziyah Tgk. Dr. Saifullah, M.Pd.

Konfercab PCNU Bireuen Periode Sebelumnya Pada September 2014, Dok photo @nu.or.id

Hasil keputusan Konfercab PCNU Ke-IV memutuskan Dr. Tgk. Muntasir A. Kadir, MA yang biasa dikenal dengan  sebutan Ayah Mun juga Pimpinan Dayah Jami’ah Al-Aziziyah Batee Iliek sebagai Ketua Tanfidhiyah Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bireuen periode 2019-2024 dengan meraih 32 suara, sedangkan rivalnya Dr. Tgk. Murtadha Yusuf, MA hanya meraih 2 suara. Selanjutnya Drs. Tgk. Jamaluddin Idris Imam Besar Masjid Agung Bireuen ditetapkan sebagai ketua Syuriah.(Al Fadhal). 

Live Video Pengajian Tu Sop Di Keude Uleegle Makmur Kabupaten Bireuen

🔴 Sedang Berlangsung Pengajian Tastafi Bersama Ayahanda Tu Sop Jeunieb 🗺 Ulee Gle Kec Makmur Kab Bireuen 🗓 3 November 2019 Dalam rangka menyambut Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Bagikan...

Dikirim oleh Tgk H. Muhammad Yusuf A. Wahab pada Minggu, 03 November 2019

Sabtu, 02 November 2019

Video Peringatan Hari Santri dan Pelantikan PW HUDA Aceh Barat

Liputan Aceh TV

Tu Sop Lantik Pengurus PW HUDA Aceh Barat


Meulaboh-Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan gelar Peringatan Hari Santri Nasional Ke-5 dan Pelantikan Pengurus Wilayah Himpunan Ulama Dayah (HUDA) Kabupaten setempat pada Kamis, (29/10) di Rumoh Agam, Tapak Tuan,  Kabupaten Aceh Selatan.

Acara ini diikuti oleh ribuan santri, Forkopimda, pimpinan Dayah, Tokoh agama dan pengurus PB Huda Aceh. Adapun pengurus Tanfidziah PW HUDA yang dilantik : Ketua Umum Tgk H Erli Safriza Al Yusufi, Lc, Sekretaris Umum Tgk Tamren Jr. ( Abi Cut) dan Bendahara Umum Tgk Abdul Munir.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Tgk H M Yusuf A Wahab atau biasa dipanggil dengan sebutan Tu Sop melalui pesan WhatsApp yang dikirim ke redaksi pada Kamis (31/10) sore.

Tu Sop menyebut Pertama HUDA adalah representatif lembaga Dayah, Ulama dalam literatur sejarah kehadiranya mulai masa para sahabat, masa kekhalifahan dan masa kesultanan.
Dua ULAMA yang merupakan reproduksi Dayah pada zaman kesultanan Aceh masa lalu mampu memposisikan dirinya pada posisi yang tepat dan bisa berkaloborasi dengan kekuatan kekuasaan yang efek positifnya Aceh menjadi mercusuar Islam di Nusantara.

Bagaimana HUDA hari ini?
Tu Sop berharap HUDA hari ini harus belajar dari struktur peristiwa masa lalu, bagaimana memposisikan diri bermanfaat bagi para Ulama sendiri dan bermanfaat bagi orang lain.

"Saat ulama masa lalu berhasil memposisikan diri sebagai mercusuar Islam di Nusantara, di zaman demokrasi ini,  kita juga mampu mengembalikan Aceh sebagai Mercusuar Islam Nusantara lewat moments Aceh Lex Spescialis dan Aceh Lex Syariat Islam,". Kata Tu Sop yang juga Dewan Pembina Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI).

Abon Singgah Mata Meninggal Dunia, Tu Sop : HUDA Turut Berduka Cita

Alm. Tgk H Abdullah Yusuf (Abon Singgah Mata) Dalam Video YouTube Sedangkan Menyampaikan Tausiah

Laporan Al Fadhal


Bireuen-Publik Aceh kembali berduka, beredar berita di sosial media dikabarkan salah seorang Ulama Aceh meninggal dunia pada pukul pukul 00.00 Wib Minggu, (03/11/2019) dini hari. Seperti yang dikutip redaksi dari status akun Facebook Samsul Bahri Ishak yang biasa disebut Abati, menyebutkan Wakil Ketua Tastafi Aceh Utara Tgk H. Abdullah Pimpinan Dayah Darul Abrar Sampoiniet Aceh Utara meninggal dunia. 

"Innalilahi Wainna Ilahi Raji'un. Telah berpulang keramatullah Abang Ipar kami Tgk H Abdullah H Yusuf (Abon Singgah Mata) Pimpinan Dayah Darul Abrar Sampoiniet Aceh Utara pada Beliau Pengurus MPU Aceh Utara, Pengurus Tastafi Pusat dan Wakil Tastafi Aceh utara.

Screenshot Status Akun Facebook Tgk Samsul Bahri 

Hingga saat ini pukul 02.59 Wib berita ini diturunkan belum ada balasan pesan konfirmasi redaksi www.tusop.com yang dikirim ke yang bersangkutan. 

Sementara itu Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Tgk H M Yusuf A Wahab Atau Tu Sop Pimpinan Dayah Babussalam Al Aziziyah Jeunieb turut berduka cita atas berpulangnya kerahmatullah guru kita Abon Singgah Mata malam ini pada pukul 00.00. Tu Sop menyebut informasi ini diterimanya melalui pesan grup whatsapp. 

" Atas nama Pengurus Besar Tanfidziyah Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) dan Pengurus Majelis Pengajian Zikir Tastafi Pusat mengucapkan bela sungkawa dan turut berduka cita atas berpulangnya kerahmatullah Guru kita Abon Singgah Mata malam ini, semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT," Ujar Tu Sop. 

Salah satu Tausiah Abon Singgah Mata Di Youtube

Dari beberapa komentar status akun tersebut dikabarkan suasana rumah duka di kompleks Dayah Darul Abrar sudah terlihat rame, tamu dan para muridnya sedang berkumpul dirumah duka. (Al Fadhal) 

Jumat, 01 November 2019

Direktorat Geografi Sejarah Kemendikbud RI Kunjungi Dayah Tu Sop

Mudir I Dayah Babussalam Tgk Ihsan Menunjukkan Kondisi Bangunan Ruang Belajar kepada Kasubdit  Deroktorat Geografi Sejarah Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI

Laporan Al Fadhal


Bireuen-Direktorat Geografi Sejarah Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI melakukan kunjungan kerja ke Dayah Babussalam Al Aziziyah Jeunieb Kabupaten Bireuen pada Jumat, (01/11/2019) pagi. Sebelumnya Direktorat Geografi Sejarah juga mengunjungi serta mengadakan kegiatan seminar kebangsaan dan pameran sejarah selama tiga hari di Dayah Mudi Samalanga.

Untuk diketahui Dayah Babussalam Al Aziziyah Jeunieb juga disebut Dayah Multimedia Aceh yang merupakan Dayah Pimpinan Tgk H Yusuf A Wahab atau Tu Sop Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA).

Mudir I Dayah Babussalam Al Aziziyah Jeunieb  Tgk Ihsan M Ja'far mengatakan kunjungan kerja Kemendikbud RI dalam rangka silaturahmi dan observasi dunia kedayahan, Direktorat Geografi Sejarah juga melakukan pertemuan dengan sejumlah pengurus Dayah Babussalam Jeunieb.

"Kemendikbud tertarik dengan peran Dayah masa lalu, Dayah mampu memberikan kontribusi besar bagi Kesultanan Aceh, dan Dayah hingga saat ini masih bertahan dengan pendidikan yang sama pula,". Sebut Ihsan. 

Dalam pertemuan pengurus dengan Direktorat Geografi Sejarah Kemendikbud lanjut Ihsan, kita telah menjelaskan mengenai kaloborasi dua macam bentuk pendidikan yang diterapkan di dayah ini.

"Dayah Babussalam mempunyai dua bentuk pendidikan, Salafi dan terpadu,  santri terpadu dan salafi kita pisahkan komplek nya. Untuk pendidikan terpadu kita memiliki Sekolah SD-IT As Salam, SMP As Salam Islamic School dan SMA As Salam Islamic School,". Ujarnya.

Ditambahkan Ihsan, Direktorat Geografi Sejarah dalam pertemuan pengurus memberi masukan masukan baru menggunakan metode belajar sambil bermain untuk pendidikan ditingkat dasar, selain itu kunjungan kerja Kemendikbud RI adalah langkah awal Dayah Babussalam dalam membina hubungan kerjasama kedepan dengan Kemendikbud RI. Sebut Ihsan Yang Juga Ketua Ikatan Penulis Santri Aceh (IPSA).

Sementara itu Kepala Sub Direktorat Geografi Sejarah. Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Bapak Agus Widiatmoko, S.S  seperti dikutip Staf khusus Tu Sop Al Fadhal mengatakan terima kasih telah diberikan kesempatan mengunjungi SD, SMP, SMA Assalam Dayah Babussalam Jeunieb, pertama mengenal tentang pendidikan karakter, yang kedua bagaimana sekolah ini nantinya menerapkan Link and Match (keterkaitan dan kesepadanan) pilihan anak dimana nanti Matchnya berkaitan dengan program pembangunan kemajuan bangsa kita ditengah peradaban dunia itu penting.

"Saya melihat disini memang masih jauh dari harapan kita baik dari segi fisik maupun kualitas SDM anak didik dan Guru serta minimnya fasilitas yang memadai, bagaimana mana anak-anak dan Guru  bisa meningkatkan kualitas mutu pendidikan kalau sarana dan prasarana kurang memadai. Tadi saya juga melihat ruang kelas masih semi permanen, yang sangat menyentuh hati kami, tadi ada satu kelas yang dibelakangnya ada peta Indonesia, ini penting dimana anak-anak setiap hari harus melihat peta Indonesia, tetapi apa yang kami lihat! gambar petanya sudah rusak-rusak dan petanya pun belum standar, bagaimana anak-anak bisa melihat bahwa pengayaan tentang keindonesiaan kalau peta sendiri tidak lengkap. Ini salah satu sedikit dari sarana dan prasarana pada anak didik yang harus kita perbaiki,". Ujarnya.

Agus menambahkan, Memang dalam membangun dan mencerdaskan anak bangsa tidaklah mudah, saya pikir indikasinya pengurus dan guru disini sudah sangat luar biasa, mampu membuat sekolah secara mandiri, bahkan murid-muridnya tidak muat, dan terpaksa  harus menolak lamaran siswa setiap tahunnya. Semangat ini lah yang harus kita apresiasikan mudah-mudahan kedepan Kemendikbud akan mendukung bagaimana meningkatkan kuantitas dan kualitas sekolah yang ada didayah ini baik salafi maupun Pendidikan Formal.

Menurutnya Dayah berperan besar dalam sejarah peradaban Aceh pada masa kesultanan jauh sebelum bangsa Eropa datang. Dayah  sebagai sumber intelektual kaum cendekiawan dalam kesultanan, nah ini yang harus kita bangkitkan kembali dimana Dayah-Dayah sekarang dan masa depan menjadi tempat-tempat pemondokan para cendikiawan yang nantinya juga mempunyai peranan yang besar dalam pembangunan masyarakat Aceh, ini yang harus kita kuatkan di Dayah saat ini. Tutup Kasubdit Geografi Sejarah Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI.(*)

Malam Ini Tu Sop Isi Pengajian TASTAFI Di Bayu Aceh Utara

IST. Tu Sop sedang menjelaskan BMU dihadapan Stockholders Pemda Bener Meriah saat Penyeharan Rumah BMU 028. Photo @al fadhal


Laporan Al Fadhal

Bireuen-Dalam rangka memenuhi undangan Pengurus Wilayah Majelis Pengajian Zikir Tastafi Kecamatan Syamtalira Bayu Aceh Utara yang bekerja sama dengan Panitia PHBI Masyarakat Gampong Blang Bayu Kecamatan Setempat, Tu Sop hadir malam ini Jumat, (01/11/2019) Malam ke lokasi acara.

Menurut Koordinator Protokoler Tu Sop Tgk Bahri via pesan WhatsApp seperti dikutip staff Khusus Imam Besar BMU Al Fadhal, Ayahanda Tu Sop dipastikan hadir malam ini ke Aceh Utara dan saat ini pukul 20.00 WIB ayahanda beserta Tim Multimedia sedang dalam perjalanan.

"Ya kita saat ini masih dalam perjalanan, Jika tidak ada halangan jam 20.45 WIB Insya Allah sudah tiba ke lokasi acara",. Sebut Bahri.

Acara ini lanjut Bahri dilaksanakan Panitia pelaksana dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H, dengan tema "Meneladani Akhlaq Rasulullah Sebagai Bekal Membangun Generasi Milenial Yang Insani".

Tu Sop direncanakan mengisi tausiah dalam bentuk tiga session acara, season pertama Ayahanda memaparkan materi, season kedua interaksi tanya jawab dalam konteks Umum dan season terakhir Akan ditutupi dengan Zikir Akbar Majelis Zikir Yadara yang dipimpin oleh Tgk. Khalili (Aceh Khalili) dari Jeunieb. Ujarnya.

Selain itu acara ini Akan disiarkan langsung melalui Live Streaming Video YouTube dan Fanpage resmi Tu Sop. Bagi masyarakat luas di Aceh maupun di manca negara yang ingin melihat langsung, bisa mengakses via Chanel YOUTUBE YADARA TV:https://www.youtube.com/YADARATV  atau melalui FansPage Tgk H. Muhammad Yusuf A. Wahab: https://www.facebook.com/tusopjeunieb di PC atau gadget Android anda. (Al Fadhal)

Comments System

Disqus Shortname

Diberdayakan oleh Blogger.